Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2012

Mempercepat Kinerja Windows 7(Tweaking)

 MEMPERCEPAT KINERJA WINDOWS 7



1. Disable / Non-aktifkan efek animasi saat me-minimize atau me-maximize jendela,caranya:
•    Klik start menu, ketik SystemPropertiesPerformance, kemudianenter
•    Pilih tab Visual Effects
•    Hilangkan tanda centang pada Animate windows when minimizing and maximizing, kemudian klik OK

2. SpeedUp Windows 7 Boot Times (percepat waktu booting)

Windows 7 hanya menggunakan satu inti (core) untuk keperluan boot. Dengan meningkatkan jumlah core yang digunakan Anda dapat mengurangi waktu boot.
•    Klik Start Menu, ketik msconfig kemudian tekan enter
•    Pilih tab Boot kemudian klik pada Advanced options…
•    Centang pada Number of processors: dan pilih angka yang lebih besar (2, 3, atau 4)
•    Klik OK dan Apply
•    Reboot
3. Remove Unwanted Fonts (Hapus font yang tidak digunakan)
Font, terutama TrueType font, akan membutuhkan sumber daya lebih. Untuk itu hilangkan atau pindahkan beberapa font yang tidak sering digunakan
•    Buka Control Panel
•    Pilihan View by: (di kanan atas) ganti category menjadi small iconsatau large icons
•    Pilih Fonts
•    Pindahkan font yang tidak perlu ke direktori sementara (misalnyaC:FONTBKUP?). Semakin banyak font yang Anda uninstall, semakin banyak sumber daya sistem yang tersedia.
4. SpeedUp Windows 7 Shutdown Time (Percepat waktu Shutdown)
Shutdown pada Windows 7 jauh lebih cepat daripada Vista atau XP, tetapi dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan membuat perubahan pada registry yang akan mengurangi waktu tunggu untuk mengakhiri proses yang masih berjalan di komputer.
•    Klik Start Menu, ketik regedit, kemudian enter
•    Pergi keHKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl
•    Klik kanan pada WaitToKillServiceTimeOut
•    Ganti value (default 12000 atau 12 detik) ganti menjadi lebih kecil misal 10000 atau yang lebih kecil lagi
•    Klik OK dan Restart

5. Disable Search Indexing
Jika Anda adalah orang-orang yang tahu di mana Anda meletakkan file Anda dan hanya sesekali (dalam sebulan) melakukan pencarian file, maka fitur indexing file tidak dibutuhkan di sini. Search Indexing ini sangat memakan banyak sumber daya, dan direkomendasikan untuk dinon-aktifkan.

•    Klik Start Menu, ketik services.msc kemudian enter
•    Pilih tab standar (di bawah jendela), cari Windows Search, klik kanan, pilih properties
•    Pilih tab General, pada startup type pilih disable
6. Faster Toolbar (Percepat akses Toolbar)
Taskbar thumbnail preview adalah salah satu fitur keren pada Windows 7. Untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan thumbnail, lakukan tweak berikut.
•    Klik Start Menu, ketik regedit kemudian enter
•    Pergi keHKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
•    Klik kanan pada Advanced, pilih New >> DWORD, kemudian masukkan value berikut ThumbnailLivePreviewHoverTime
•    Klik kanan pada ThumbnailLivePreviewHoverTime, pilih Modify
•    Pilih Decimal Base dan masukkan angka baru Anda dalam milidetik. Di sini saya menggunakan 200 (0,2 detik), tetapi Anda boleh menggunakan waktu yang Anda suka.
•    Klik OK dan restart
7. Turn Off System Sounds (Matikan suara tema) Disable System Sound dapat menghemat sumber daya
•    Klik Start Menu, ketik mmsys.cpl, tekan enter
•    Pilih tab Sounds kemudian pada sound scheme pilih No Sounds
8. Remove Unwanted Startup Programs (Hapus program yang tidak diperlukan yang berjalan saat startup)
Beberapa program akan dimulai secara otomatis atau berjalan bersama saat Windows startup, yang akan memperlambat waktu boot Anda. Ini termasuk program-program seperti Acrobat, Quicktime, iTunes, Java, dll. Untuk menghentikan program auto start
•    Klik Start Menu, ketik msconfig, tekan enter
•    Pilih tab Startup dan hilangkan tanda centang pada program yang tidak dibutuhkan saat startup (jangan hilangkan centang pada Antivirus!)
•    Apply dan restart

9. Disable Windows Aero
Sistem Windows Aero ini juga dapat memperlambat kinerja Windows Anda walau sebenarnya terlihat lebih indah.
•    Klik kanan pada desktop Anda, pilih Personalize, kemudian pilih menu Window Color (di bawah)
•    Hilangkan centang pada Enable Transparency
10. Disable Services
Beberapa service Windows 7 mengambil banyak memori RAM komputer. Black Viper menyimpan daftar dari service default windows 7 dan service apa saja yang dapat dihentikan.
•    Buka Control Panel, pilih Administrative Tools, klik Services
•    Klik kanan pada masing-masing service yang ingin Anda ubah
•    Kunjungi Black Viper untuk melihat Service Default nya
•    Saya sarankan Anda memilih pada kolom Safe
Mudah-mudahan setelah mengikuti artikel di atas, Windows 7 anda sekarang sudah ringan.

Senin, 16 Januari 2012

Karakterristik,Kelebihan,dan Kekurangan Tolpologi Jaringan

Karakteristik Topologi Ring
- Node-node dihubungkan secara serial di
sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti
lingkaran.
- Sangat sederhana dalam layout seperti jenis
topologi bus.
- Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah
(kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat
dihindarkan.
- Problem yang dihadapi sama dengan topologi
bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka
seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam
jaringan tersebut.
- Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP
atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Keuntungan Topologi Ring
-Data mengalir dalam satu arah sehingga
terjadinya collision dapat dihindarkan.
- Aliran data mengalir lebih cepat karena
dapat melayani data dari kiri atau kanan
dari server.
- Dapat melayani aliran lalulintas data yang
padat, karena data dapat bergerak kekiri
atau kekanan.
- Waktu untuk mengakses data lebih
optimal.
Kerugian Topologi Ring
-Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
-Pengembangan jaringan lebih kaku
-Sulit mendeteksi kerusakan
-Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur
-Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus

Karakteristik Topologi Star
- Setiap node berkomunikasi langsung dengan
konsentrator (HUB)
- Bila setiap paket data yang masuk ke
consentrator (HUB) kemudian di broadcast
keseluruh node yang terhubung sangat banyak
(misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja
jaringan akan semakin turun.
- Sangat mudah dikembangkan
- Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah
satu kabel pada terminal putus, maka
keseluruhhan jaringan masih tetap bisa
berkomunikasi atau tidak terjadi down pada
jaringan keseluruhan tersebut.
- Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi Star
- Cukup mudah untuk mengubah dan menambah
komputer ke dalam jaringan yang menggunakan
topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan
yang sedang berlangsung.
- Apabila satu komputer yang mengalami
kerusakan dalam jaringan maka komputer
tersebut tidak akan membuat mati seluruh
jaringan star.
- Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di
dalam jaringan yang sama dengan hub yang
dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi Star
- Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.
Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka
seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
- Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua
kabel jaringan harus ditarik ke satu central point,
jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak
kabel daripada topologi jaringan yang lain.
- Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada
pada hub.
- Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan
bekerja lebih lambat



Karakteristik Topologi Mesh
- Topologi mesh memiliki hubungan yang
berlebihan antara peralatan-peralatan
yang ada.
- Susunannya pada setiap peralatan yang
ada didalam jaringan saling terhubung
satu sama lain.
- jika jumlah peralatan yang terhubung
sangat banyak, tentunya ini akan sangat
sulit sekali untuk dikendalikan
dibandingkan hanya sedikit peralatan saja
yang terhubung.
Keuntungan Topologi Mesh
- Keuntungan utama dari penggunaan
topologi mesh adalah fault tolerance.
- Terjaminnya kapasitas channel
komunikasi, karena memiliki hubungan
yang berlebih.
- Relatif lebih mudah untuk dilakukan
troubleshoot.
Kerugian Topologi Mesh
- Sulitnya pada saat melakukan instalasi
dan melakukan konfigurasi ulang saat
jumlah komputer dan peralatan-peralatan
yang terhubung semakin meningkat
jumlahnya.
- Biaya yang besar untuk memelihara
hubungan yang berlebih.


Karakteristik Topologi BUS
- Node – node dihubungkan secara serial
sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel
ditutup dengan terminator.
- Sangat sederhana dalam instalasi
- Sangat ekonomis dalam biaya.
- Paket-paket data saling bersimpangan pada
suatu kabel
- Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan
adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
- Problem yang sering terjadi adalah jika salah
satu node rusak, maka jaringan keseluruhan
dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa
berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS
- Topologi yang sederhana
- Kabel yang digunakan sedikit untuk
menghubungkan komputer-komputer atau
peralatan-peralatan yang lain
- Biayanya lebih murah dibandingkan
dengan susunan pengkabelan yang lain.
- Cukup mudah apabila kita ingin
memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS
- Traffic (lalu lintas) yang padat akan
sangat memperlambat bus.
- Setiap barrel connector yang digunakan
sebagai penghubung memperlemah
sinyal elektrik yang dikirimkan, dan
kebanyakan akan menghalangi sinyal
untuk dapat diterima dengan benar.
- Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus.
- Lebih lambat dibandingkan dengan
topologi yang lain.

Selasa, 27 September 2011

Klasifikasi jaringan komputer Berdasarkan topologi jaringan

Klasifikasi jaringan komputer Berdasarkan topologi jaringan:

Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Kesulitan utama dari penggunaan kabel sepaksi adalah sulit untuk mengukur apakah kabel sepaksi yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Pada topologi bus dua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan men tap Ethernetnya sepanjang kabel.

Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port

Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
 Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Geografisnya

Klasifikasi Jaringan Komputer Bedasarkan Geografisnya:
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

Metropolitan Area Network (MAN) 
 Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

Wide Area Network (WAN) 
 Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. 

Internet
 Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

Senin, 26 September 2011

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi, seperti dokumen dan data, dapat juga melakukan pencetakan pada printer yang sama dan bersama-sama memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, ataupun perangkat-perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan disebut dengan node. Dalam sebuah jaringan komputer dapat mempunyai dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons